| 9.3.08 |
| Assignment: Making Poetry |
"Then and Now"
Grandpa used to tell me Stories about the old days The days when the blue skies are bright When dawns filled with morning dews
Birds chirping and nesting Caterpillars turning into butterflies All in the trees of our own backyard
The nights are cool, and so tranquil Lying down under the starry night sky You can hear the sound of the wind
Then I said to Grandpa, 'That can't be the world I know!'
For all I can see now is Hundreds of skyscrappers Surrounded by thousand of noisy automobiles Underneath the shady polluted sky
I can no longer find the trees, the birds, nor the butterflies
Nights are now warm I can hardly see the stars As they're covered by the smokey sky
Where are those bright blue skies, Grandpa? Where are those huge leafy trees? And what happen to those peaceful nights you told me about? They all sound like a fairy tale to me
You must be very sad to see the world today, Grandpa All the amazingly beautiful things are gone This planet is becoming too warm for us to live in They call it Global Warming
We might have to migrate to another planet, Unless we do something serious about it.
Wish us luck, Grandpa!
So, I gave an assignment to my Pre Elementary students to make poetry about the recently hot topics: the global warming. And there it is, I tried to make my own. Guess, I'm not so poetic, am I? ;)Labels: assignment, poetry |
posted by TaMi @ 9:52 PM   |
|
|
|
| 1.3.08 |
| Jacky: Week 1 |
Sejauh ini berarti Jacky telah melalui 5 sesi pertemuan ESL. Tiga sesi bersama saya, dan dua sesi bersama dua instruktur lain. Kebetulan sekali dia belajar berselang-seling dengan instruktur yang berbeda, karena pada pertemuan pertama Jacky sempat dengan polosnya mengungkapkan bahwa ia ingin berganti guru setiap harinya. "Supaya gak bosen, Miss!" katanya.
Sesi 1 Dari hasil diskusi dengan dua orang rekan instruktur, saya memulai pelajaran dengan melakukan pendekatan terlebih dahulu untuk sedikit-banyak mengenal karakter Jacky. Ternyata ia telah cukup mengenal beberapa kosakata bahasa Inggris, termasuk berhitung 1 sampai 10 dan beberapa Greetings.
Topik selanjutnya adalah mengenal warna. Saya menggunakan buku bergambar & berwarna sebagai teaching aid. Jacky cukup cepat menangkap pelajaran, ia dapat mengikuti ucapan saya dengan baik, dan memahami penjelasan saya, tetapi sayangnya ia juga mudah sekali lupa.
Sesi 2 Saya tidak dapat hadir pada sesi ini. Jacky ditangani oleh instruktur lain, dan masih mengulang pelajaran Sesi 1 mengenai warna. Kali ini dengan menggunakan kertas berwarna. Pada sesi selanjutnya, dia protes pada saya, "Miss, masa kemaren aku disuruh gunting tempel kertas berwarna, emangnya aku anak kecil??" :)
Sesi 3 Sesi ini masih juga mengulang pelajaran tentang warna, kali ini ditambah dengan penggunaan dalam kalimat.
This is a green frog.
This is a blue balloon.
This is a yellow duck.
This is a red tomato.
This is a brown rabbit. Saya juga sempat memperkenalkan konsep 'This' dan 'That' pada Jacky. Ia sebetulnya mengerti konsepnya, tapi tampaknya masih sulit untuk mengingatnya dengan baik. Satu hal lagi, Jacky dapat dengan sempurna mengucapkan 'This is' dan 'That is', tapi saat ia melihat tulisan di papan/di buku, maka ia akan secara refleks membunyikannya sebagai 'tis is' dan 'tat is'.
Sesi 4 Lagi-lagi saya absen. Seorang rekan instruktur menggantikan saya, dan pada sesi ini topiknya adalah numbers. Jacky dapat menghitung 1 - 10 dengan lancar, hanya jika diucapkan secara berurutan. Ketika ditanya salah satu angka maka ia akan kebingungan, dan akan mulai berhitung dari 1 sambil menghitung jari-jarinya. Maka pada sesi ini Jacky berlatih berhitung sampai dengan angka 30.
Sesi 5 Pada setiap awal sesi, kami selalu berulang2 berlatih kalimat2 greetings. Jacky masih mengalami kesulitan jika ditanya, "How are you today?".
Hari ini kami juga mengulang kembali pelajaran angka, dan Jacky memang sudah lupa sama sekali. Disela2 topik hari ini, yaitu tentang My Family, saya berkali2 terus melatih ingatannya tentang angka.
This is my family. This is my father. This is my mother. This is my sister. This is me.
Di akhir sesi saya sempatkan juga mengulang tentang warna dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Jacky masih cukup mengingat struktur kalimat yang telah dipelajarinya pada Sesi 3.Labels: ESP, kids with special needs |
posted by TaMi @ 9:42 PM   |
|
|
|
| 24.2.08 |
| ESL untuk Anak Berkebutuhan Khusus |
Ini adalah kali pertama saya memiliki murid dengan kebutuhan khusus. Seorang 'anak' laki-laki kelahiran 1984, sebut saja namanya Jacky. Dia baru saja menyelesaikan sekolahnya di SLB tahun 2007 yang lalu.
Menurut ayahnya, saat masih balita (atau bayi, saya juga tidak tau pasti) Jacky pernah terserang demam tinggi dan sempat mengalami kejang2. Sejak itulah ia mengalami keterhambatan dalam perkembangan otaknya.
Kecuali adanya kelainan struktur pada tangan kanannya, secara fisik Jacky terlihat seperti anak2 lain pada umumnya. Barulah ketika dia bicara kita akan menyadari ada yang berbeda dari dia, terutama terlihat dari kontak mata, gaya bicara, dan bahasa tubuhnya.
Tapi hanya itu. Selebihnya, ia dapat berbicara dengan pengucapan yang sempurna, berbincang tentang apa saja, bahkan saya sempat mendengarnya bersenandung lagu "Slow Down Baby" :)
Keterbatasannya hanyalah pada kemampuan untuk berpikir dengan cepat, yang tentunya sangat mempengaruhi kemampuannya untuk mempelajari hal-hal baru. Namun di sisi lain, Jacky adalah anak yang penuh semangat dan tidak mudah menyerah.
Jacky mengambil kelas privat, dan dimasukkan ke dalam kategori English for Special Purposes (ESP). Artinya adalah bahwa silabus dan metode pembelajarannya tidak akan sama dengan kelas reguler, dan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya.
Karena ini adalah pengalaman perdana, saya sendiri sebetulnya masih meraba-raba, belum tau dengan pasti bagaimana metode pembelajaran yang baik untuk kasus seperti ini.
We'll see..Labels: kids with special needs |
posted by TaMi @ 6:26 PM   |
|
|
|
| 20.2.08 |
| Remaja vs ESL Course |
Minim konsentrasi. Tengok kiri-kanan. Berulang kali mengintip ponsel yang terselip di dalam tas. Senyam-senyum sambil melamun. Bisik2 gosip dengan teman di samping kiri dan kanan.
Yup! Itulah pemandangan tipikal yang tampak dalam suatu kelas kursus ESL yang seluruh muridnya adalah gadis2 remaja.
Berada dalam kelas kemungkinan besar bukan keinginan pribadi mereka, sebagian besar merupakan 'saran' orangtua mereka. Waktu kursus yang berlangsung di sore hari setelah pulang sekolah bahkan lebih memperburuk keadaan. Mereka dalam keadaan lelah dan mengantuk, mungkin juga baru saja melewati hari yang sangat berat di sekolah.
Maka menjadi tanggung jawab para instruktur untuk membuat suasana menjadi lebih ceria, lebih menarik, dan tidak membosankan. Ini bukanlah tugas yang terlalu mudah. Karena sejujurnya, menarik perhatian anak remaja sama sekali tidak semudah menarik perhatian anak-anak berusia lebih muda yang masih tertarik dengan nyanyian, gambar, tebak2an, warna-warni, aktivitas fisik, dsb.
Para remaja cenderung bersikap tidak pedulian, kadang malah terkesan tidak menghormati. Antusias adalah emosi yang cukup langka. Maka jangan menggantungkan harapan terlalu tinggi untuk mendapat applaus dari mereka. Sebuah senyum tulus tersungging di bibir salah satu dari mereka pun sudah merupakan hadiah yang terindah :)Labels: teenagers |
posted by TaMi @ 8:34 PM   |
|
|
|
|
| Previous Post |
|
| ESL Resources |
|
| Archives |
|
| About Me |
TaMi
Jakarta, Indonesia
See my complete profile
|
| Talk to Me |
|
|
| Powered by |

|
|