| 20.2.08 |
| Remaja vs ESL Course |
Minim konsentrasi. Tengok kiri-kanan. Berulang kali mengintip ponsel yang terselip di dalam tas. Senyam-senyum sambil melamun. Bisik2 gosip dengan teman di samping kiri dan kanan.
Yup! Itulah pemandangan tipikal yang tampak dalam suatu kelas kursus ESL yang seluruh muridnya adalah gadis2 remaja.
Berada dalam kelas kemungkinan besar bukan keinginan pribadi mereka, sebagian besar merupakan 'saran' orangtua mereka. Waktu kursus yang berlangsung di sore hari setelah pulang sekolah bahkan lebih memperburuk keadaan. Mereka dalam keadaan lelah dan mengantuk, mungkin juga baru saja melewati hari yang sangat berat di sekolah.
Maka menjadi tanggung jawab para instruktur untuk membuat suasana menjadi lebih ceria, lebih menarik, dan tidak membosankan. Ini bukanlah tugas yang terlalu mudah. Karena sejujurnya, menarik perhatian anak remaja sama sekali tidak semudah menarik perhatian anak-anak berusia lebih muda yang masih tertarik dengan nyanyian, gambar, tebak2an, warna-warni, aktivitas fisik, dsb.
Para remaja cenderung bersikap tidak pedulian, kadang malah terkesan tidak menghormati. Antusias adalah emosi yang cukup langka. Maka jangan menggantungkan harapan terlalu tinggi untuk mendapat applaus dari mereka. Sebuah senyum tulus tersungging di bibir salah satu dari mereka pun sudah merupakan hadiah yang terindah :)Labels: teenagers |
posted by TaMi @ 8:34 PM   |
|
|
|
|
| Previous Post |
|
| ESL Resources |
|
| Archives |
|
| About Me |
TaMi
Jakarta, Indonesia
See my complete profile
|
| Talk to Me |
|
|
| Powered by |

|
|